Assalammu alaikum warrohmatullohi wabarrokatu..........................
salam kenal dan salam sayang..............
hallo,makasih ya dah kunjumg ke blog aku.mungkin masih banyak yang kurang lo dari blog ku ini maklum aku masih pemula..lok ada yang kurang lengkap dan ada yang salah.sebelumnya maaf za.......
Waalaikum salam warrohmatullohi wabarrokatu...............................

Senin, 19 Desember 2011

MATERI KRITIK SASTRA

RINGKASAN MATERI KRITIK SASTRA

Sebelum mempelajari kritik sastra hendaknya perlu untuk mengetahui tiga jenis studi sastra :
1.Teori sastra : bidang pembahasan sastra yang mengkaji pengertian, konsep, prinsip, dan kriteris saastra.
2.Sejarah sastra : kegiatan menelaah perkembaangan sastra mulai dari lahir sampai hingga masa kini baik dari banyaknya hasil karya, tokoh yang terlibat maupun ciri-ciri masing-masing angkatan.
3.Kritik sastra : (HB.Jassin; tulisan berbentuk esai yang mempermasalahkan tentang baik buruknya karya sastra) (Panuti Sudjiman; pembicaraan atau tulisan yang membicarakan, menafsirkan, mengarahkan dan menilai karya sastra) (Rachmat Djoko Pradopo; studi sastra untuk menghakimi karya sastra serta menilai lalu memutuskan).
Pendekatan (Jenis) kritik sastra berdasarkan tipe/orientasi :
1.Kritik Memisis(tik) : kritik yang memandang bahwa karya sastra merupakan suatu tiruan atas gambaran dari dunia dan kehidupan.
2.Kritik Pragmatik : kritik yang memandang bahwa karya sastra yang ditulis memiliki tujuan mencapai efektif tertentu pada pembaca.
3.Kritik Ekspresif : kritik yang memandang bahwa karya sastra sebagai ekspresi luapan perasaan atau produk dari imajinasi penyair berdasarkan penekanan, gagasan dan perasaan.
4.Kritik Objektif : kritik yang menggambarkan produk sastra sebagai objek yang berdiri sendiri/objek mandiri dalam menganalisis dan menilai karya sastra.
Jenis-jenis kritik sastra dikelompokkan menjadi 4 :
1.Berdasarkan bentuknya
a.Kritik teoristik : kritik yang mengkaji pembahasan karya sastra melalui teori-teori tertentu.
b.Kritik terapan : kritik yang mengkaji keluesan atau kedalaman pembahasan karya sastra yang debedakan atas kritik impresionistik dan kritik Judisial.
2.Berdasarkan metodenya
a.Kritik Impresionistik : kritik yang mendiskripsikan ciri-ciri karakteristik bagian tertentu atau seluruh karya sastra berdasarkan kesan subjektif yang ditangkap kritikus.
(Abram mengungkapkan; dalam kritik ini tidak dituntut mengadakaan analisis secara njlimet, mendetail, mendalam dan sistematis).
b.Kritik Judisial : (abram); kritik yang berusaha menganalisis dan menjelaskan efek karya sastra berkenaan dengan subjek, organisasi, teknik dan gaya serta berdasarkan penilaian pada standart umum sastra yang diakui keunggulannya.
3.Berdasarkan tipe/orientasi
(Lihat Pendekatan (Jenis) kritik sastra berdasarkan tipe/orientasi yang ada diatas)
4.Berdasarkan corak dan penulisaan
a.Kritik sastrawan : kritik yang ditulis oleh para sastrawan, yang bercorak ekspresif dan impresionistik.
b.Kritik akademik : kritik yang ditulis oleh para akademik sastra dan bercorak ilmiah.
Aspek pokok kritik sastra :
(analisis; sarana penafsiran/interpretasi), (interpretasi; penafsiran semua aspek karya saastra), (Penilaian; keputusan/sikap baik buruknya karya sastra).
Kegunaan/fungsi kritik sastra :
1.Dapat membantu penyusunan teori sastra dan sejarah sastra.
2.Dapat membantu perkembangan kesusastraan suatu bangsa.
3.Dapat menguraikan (menganalisis, menginterpretasi, menilai) karya sastra.
Tahapan kritik sastra :
1.Tahapan Deskripsi : tahap pemaparan data.
a.Cerpen/novel : plot, tokoh, latar fisik ruang dan waktu, konflik dan lain-lain.
b.Puisi : ......bait, tiap bait......baris, tiap baris......kata. ditulis tahun.......
2.Tahapan Penafsiran : penangkapan makna karya sastra baik yang tersurat maupun yang tersirat.
Penafsiran judul/makna judul, penafsiran per bait.
Mengevaluasi cerpen :
1.Penokohan : tokoh utama dan bawahan, watak masing-masing tokoh, konflik antar tokoh.
2.Alur : jenis alur yang digunakan pengarang, tingkat kerumitan alur
3.Persoalan : persoalan apa yang diangkat pengarang? ada pemecahan atau tidak? Bagaimana sikap pemecahan persoalan tersebut?(adil, benar, wajar atau yang lain)
4.Evaluasi : mengungkapkan argument dari hasil 1, 2, dan 3.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar